"Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur." (Q.S.Al A'raf:10).
Jalanan ternyata bukan hanya berfungsi sebagai tempat lalu lalang kendaraan bermotor, namun ada beberapa golongan manusia yang menggantung hidupnya di jalanan itu sendiri. Mereka melakukan berbagai macam kegiatan dari yang beretika hingga tidak beretika, contoh: loper Koran, semir sepatu, pengamen, pedagang asongan, peminta minta(pengemis), hingga pemalak pun sering kita jumpai dijalanan. Bila kita perhatikan, penghuni jalanan pun terdiri dri beberapa tingkatan golongan; dri usia lanjut (lansia), org tua, remaja, anak-anak, hingga balita pun dapat kita jumpai di tempat ini pula.
“Engkau masukan malam kedalam siang dan Engkau masukan siang kedalam malam. Dan Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan”(Q.S.Ali Imran: 27)
Mengapa mereka memilih jalan sebagai tempat tinggalnya??
Bila kita mengajukan pertanyaan seperti itu kepada mereka, mereka pasti berkata;’jika bisa memilih, kami lebih senang tinggal disebuah rumah yg sesungguhnya, dan memiliki sebuah keluarga yg utuh dan bisa saling menjaga’. Namun takdirlah yg milih menjadi seperti itu, dan harus melalui sebuah perjuangan hidup yang tidak terbilang gampang. Beberapa factor yang membuat mereka pergi kejalanan: factor ekonomi, broken home, kabur dari rumah, pengaruh teman, dan masih banyak lgi alas an” yg membuat mereka memilih jalanan sebagai tempat mereka yg tepat untuk mereka singgahi.
Saat berbicara mengenai agama, tidak sedikit dri mereka yang mengerti akan agama itu sendiri, mereka mengetahui tentang surga itu apa, mereka juga mengetahui apa yang dimaksud dengan neraka itu sendiri. Dan tidak sedikit pula dri mereka yang mempercaya bahwa tuhan itu Maha Adil, padahal kita tahu benar dengan kondisi yg mereka alami dijalan.
Dari sini dapat diambil sebuah pelajaran khususnya untuk saya sendiri, betapa sangat beruntungnya saya sekarang ini, saya dapat menikmati kehidupan yang sangat layak, mempunyai sebuah keluarga yg utuh, mempunyai rumah sbagai tempat bernaung dri segala kelelahan selama aktifitas.
“Maka ingatlah kepada-Ku, aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku” (Q.S.Al-Baqarah:152)
“Dan tolong-menolong engkau semua atas kebaikan dan ketaqwaan.” (QS. Al-Maidah: 2)






0 komentar:
Posting Komentar